Sep 8, 2007

Genuin, donk...

Bismillah...

Aku nyaris tidak percaya bahwa aku memiliki mereka.
Benarkah?
Atau... masihkah?

Seringkali ‘genuineness’ menjadi barang langka bagiku, extremely akhir-akhir ini. entah apa penyebabnya. apakah karena aku begitu berharap semua orang bersikap baik selayaknya aku berusaha terhadap mereka? apakah karena aku terlalu naif melihat orang dari sudut pandang positive psychology dimana semua manusia baik adanya?

Seperti gua gelap yang tak berujung pangkal, sulit sekali ditemukan cahaya. Pada akhirnya, berulang kali ramah-tamah, sikap welcome nan hangat, juga perhatian yang tumpah-ruah, seperti topeng yang menutupi berbagai keaslian yang tiba-tiba muncul di belakang: gunjingan, celotehan, penjelek-jelekkan, pencampakkan, dan sebagainya.
Atau aku aja yang terlalu berlebihan berharap bahwa setiap orang baik dan menafikan keburukan yang mutlak ada?

Tapi pertanyaannya, kenapa harus bermuka dua?????
Bukankah akan lebih fair jika sejak awal menunjukkan sikap ‘tidak suka lalu menjaga jarak’ daripada ‘hangat dengan make-up’? bukankah akan lebih tidak menyakitkan jika sejak pertama, menampakkan ‘hubungan datar’ dan bukan ‘sikap bersahabat yang direkayasa’?

Tak ubah serigala yang menyeringai di balik muka kelincinya. Menikam belati dari belakang, sementara tangan satunya menyodorkan semangkuk sup panas pemulih flu dan demam.

BE-DA.

Begitu tersingkap topeng di muka, ketulusan selama ini diakhiri dengan besarnya tanda tanya: seperti apa kalian yang sesungguhnya???

Argggghh... GAK SUKA!!! >:((

Duh... Positif dunk, jiwa...
Positif!!!!


-genuinePeople,whereAreYou?!?!

gbr dari http://www.geocities.com/two_faces_of_oaxaca/2_faces-francais.html

2 komentar:

anugerah perdana said...

masih tetap ya
Saturday Night Blogger

Indra Fathiana said...

yah...begitulah, gah.
malem mingguannya sama internet deh :P